Senin, 02 Mei 2011

my fanfic part2 (blmadajudulnya)

nggak tau nih saia dapet ilham bwt mosing(?). hehe... moga2 suka ya...
-----------------------------------------

     Pagi2 buta aku sudah berkutat dengan kerajaan dapur&para prajuritnya(?). Yah, aku memang tdk punya bakat memasak. benar2 sial pagi ini. tangan kiriku terkena minyak panas. itu keren bukan? (apanya yg keren?). dan, setelah beberapa menit bertarung didapur(?). *gaje* akhernya masakan ala Rise. "Ya Tuhan, omeletnya gosong sebelah!!" seruku kaget. Yah, terpaksa deh. Karna malas masak, akhirnya aku makan omelet yg tidak gosong. Nasib.
     *****
     Nyaris saja aku terlambat gara2 kerajaan dapur sialan itu(?). Dan, tangan kiriku.. masa bodo dengan tangan kiriku. Aku segera masuk ke kelas 8-A dan memilih tempat duduk. Kali ini aku duduk disebelah Ryuki.
     "Kau hampir telat Rise," ujar Ryuki tertawa.
     "Skalian aja telat. Bener2 sial pagi ini. Perang dunia ke-11 sedang berlangsung di Apartemenku. Benar2, dan akhirnya aku yg menang. Dan, sialnya lagi, tangan kiriku terkena cipratan minyak panas!" ujarku panjang lebar. Ryuki hanya bengong.
     "Perang dunia ke-11? Nggak salah? Dengan kerajaan dapur dan prajuritnya?" tanya Ryuki bingung.
     "Ternyata imajinasimu tidak kalah denganku. Tinggi," jawabku asal.
     Well, aku bener2 sial hari ini. Semalam belum belajar buat ulangan Biologi. Semoga saja otakku se-encer waktu ujian dulu(?). 
*****
     Seperti yg diharapkanku tadi. Ujiannya mudah. Dan, pada waktu istirahat seluruh anggota OSIS di panggil. Ada rapat katanya. Jujur. Sebenarnya aku malas mengikuti rapat, hanya mendengarkan, menjawab ya atau tidak, memberikan pendapat, mengangguk, menggeleng, dan duduk dengan tenang. Itu teramat membosankan. Dan, semenjak menjadi anggota OSIS, hidupku berubah 180% dulu, hanya Ryuki&Yui yg mau berbicara&berteman denganku. Sekarang? Sudah 1 sekolah lebih mengenalku. 
     Hebat bukan? *plak*
     "Ris, kamu ada waktu nggak sabtu malam besok?" tanya Ryuki ragu-ragu.
     "Ya? Sabtu? Nggak ada. Kenapa emang?" tanyaku heran. Dan, melanjutkan makanku.
     "Hmm... maukah.. maukah.. kau... kau.. menemaniku... menemaniku... ke pesta pernikahan saudaraku?" tanya Ryuki takut-takut. 
      Tiba-tiba saja selera makanku hilang.

TO BE CONTIUNED XD